Misteri Candik Ayu Dan Candik Ala, Saat Pintu Segara Kidul Dibuka

Misteri Candik Ayu Dan Candik Ala, Saat Pintu Segara Kidul Dibuka

Misteri Candik Ayu Dan Candik Ala, Saat Pintu Segara Kidul Dibuka – Tuhan selalu mempunyai cara menunjukkan kuasa-Nya. Berbagai fenomena alam yang ada di dunia jelas tak lepas dari kuasa Tuhan Yang Maha Indah. Tak berlebihan jika segala pemandangan yang bisa kita lihat sebagai lukisan Tuhan. Seperti halnya lukisan yang menampilkan seni dan citarasa tinggi, alam pun juga demikian.

Keindahan alam raya beserta isinya memang selalu menyimpan cerita tersendiri. Bayangkan, betapa syahdunya jika suatu ketika Anda berada di hamparan laut pantai saat senja menjelang, atau saat Anda berhasil mendaki gunung sampai puncak dan melihat bentangan alam semesta yang luasnya tiada tara. Mendadak pasti kita menjadi pengagum dan pemuja layaknya dewa yang memuji sang dewi.

Atau pemandangan paling sederhana di sekitar kita yakni melihat langit senja dengan semburat warna kuning kemerahan di ujung barat sana, indah dan mempesona. Itulah yang disebut candik ayu dan candik ala. Dua fenomena alam penghujung hari itu menyimpan cerita yang mengada sejak lama. Berikut kisah misteri candik ayu dan candik ala, saat pintu segara kidul dibuka.

Misteri Candik Ayu Dan Candik Ala, Saat Pintu Segara Kidul Dibuka

Candik ayu merupakan fenomena alam berupa pancaran sinar kuning keemasan cenderung orange yang mengiringi tenggelamnya matahari. Sedangkan candik ala menampilkan pancaran warna merah saat matahari tenggelam di ufuk barat. Keduanya merupakan fenomena alam yang tidak setiap saat terjadi. Kemunculannya pun tanpa pernah terduga sebelumnya. Ditandai dengan berubahnya langit sore dari kebiruan berangsur berubah menjadi kuning dan merah.

Berdasarkan kepercayaan masyarakat Jawa, candik ayu adalah peristiwa saat pintu-pintu gerbang segara kidul atau laut selatan dibuka sehingga memancarkan sinar indah yang memantul ke langit, air samudra selatan pun berkilauan keemasan. Pada saat itulah, segala makhluk halus dari samudra selatan bermunculan dan bersiap menebar kejahatan hingga munculnya candik ala dan matahari benar-benar tenggelam. Waktu pergantian terang dan gelap memang menjadi saat para makhluk tak kasat mata bermunculan.

Menurut petuah orang tua terdahulu, saat malam mulai menjelang, setiap orang diperintahkan untuk segera masuk ke dalam rumah, semua wadah air harus ditutup, dan menyalakan penerang agar terhindar dari segala macam kejahatan yang datang dari manusia maupun makhluk tak kasat mata.

Demikian kisah misteri candik ayu dan candik ala, saat pintu segara kidul dibuka. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Tuhan YME dari segala kejahatan yang datang dari manusia dan makhluk tak kasat mata. Aamiin


Baca Juga Artikel Terkait : 


 

176 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Comments

comments